Bijak Menggunakan Antibiotik
Resistensi antibiotik adalah kemampuan bakteri atau mikroba lain untuk bertahan dari efek antibiotika. Resistensi antibiotik merupakan salah satu permasalahan yang timbul akibat penggunaan antibiotik yang tidak tepat. Bakteri yang resisten dapat dengan mudah menyebar kepada anggota keluarga dan masyarakat sehingga menyebabkan penyakit infeksi yang lebih sulit untuk disembuhkan. Jika mikroba telah resisten pada banyak antibiotika maka mengatasi infeksi akan menjadi sangat sulit apalagi resistensi ini dapat menyebar pada orang lain. Bahkan pada beberapa kasus, penyakit dapat berkembang serius bahkan menyebabkan kematian.
Salah satu penyebab penggunaan antibiotik yang tidak tepat adalah penggunaan antibiotik tanpa resep dokter, tidak patuh terhadap petunjuk penggunaan antibiotik, dan berbagi antibiotik dengan orang lain. Tentu fenomena yang berkembang dikalangan masyarakat ini dilatarbelakangi oleh minimnya pengetahuan dan informasi yang dimiliki terkait penggunaan antibiotik secara baik dan benar.
Melihat fakta tersebut, dalam rangka memperingati pekan peduli antibiotik 2019 yang jatuh pada tanggal 18-24 November, Indonesian Young Pharmacist Group Jawa Timur (IYPG Jatim) melaksanakan penyuluhan bijak menggunakan antibiotik terhadap masyarakat. Penyuluhan dilakukan di area Car free day (CFD) Taman Bungkul, Surabaya pada tanggal 1 Desember 2019.
Dalam penyuluhan tersebut kami secara aktif mengajak masyarakat untuk singgah di stand yang telah kami sediakan di CFD. Kami menjelaskan penggunaan antibiotik yang bijak dengan media brosur yang telah disediakan. Kami melakukan tanya jawab dengan masyarakat untuk dapat mengedukasi penggunakan antibiotik secara optimal. Antusiasme masyarakat dapat dikatakan sangat baik, hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan yang disampaikan masyarakat ketika penyuluhan.
Melalui kegiatan penyuluhan ini, kami berharap dapat mendatangkan manfaat dan perubahan besar dalam penggunaan antibiotik yang lebih baik. Setiap masyarakat yang telah mendapatkan penyuluhan dapat menularkan informasi yeng serupa kepada lingkungan rumah mereka masing-masing yang berdampak terhadap peningkatan kesadaran dan pemahaman tentang penggunaan antibiotik secara bijak. Kami berharap agar para apoteker dimanapun berada agar dapat menyerukan penggunaan antibiotik secara bijak sebagai langkah untuk mencegah resistensi antibiotik.
Oleh : Widiyanti Afifah, M.Farm.Klin., Apt
